Ustadzah Ai : Sedekah yang sudah diberikan, jangan kau ambil lagi

Ketahuilah bahwa sedekah yang kita keluarkan, Allah akan menggantinya dengan pahala yang berlipat ganda. Disamping itu Sesungguhnya sedekah itu dapat menghapus dosa dan kesalahan, sebagimana air memadamkan api. Dan sedekah akan menjadi sebab ampunan baginya.

Diriwayatkan dari Umar bin Khaththab ra. ia berkata: “Saya menyedekahkannya seekor kuda kepada seseorang yang berjuang di jalan Allah, tetapi kuda itu disia-siakan olehnya, maka saya bermaksud membelinya dan saya berprasangka bahwa ia mau menjualnya dengan harga murah, kemudian saya menanyakan hal itu kepada Nabi saw., beliau lantas bersabda: “Janganlah kamu membeli dan janganlah kamu menarik kembali sedekahmu itu, walaupun ia memberikan kepadamu dengan harga satu dirham, karena sesungguhnya orang yang menarik kembali sedekahnya, bagaikan orang yang memakan kembali muntahannya.” [1]

Allah telah berfiman, “Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapus sebagian kesalalahan-kesalahanmu.” (QS Al Baqarah (2) : 271)

Begitu besar balasan dan pahala yang dikaruniakan Allah kepada kita, jika kita melakukan sedekah. Oleh karena itu masihkah kita terpikir untuk menarik sedekah yang kita keluarkan? Rasulullah Saw bersabda, “Orang yang meminta kembali pemberiannya (sedekahnya) adalah seperti anjing yang muntah, lalu dia menjilatinya kembali.”[2]

Sungguh sangat menghinakan, jika kita termasuk orang-orang yang menarik sedekahnya kembali. Kehinaan dimata manusia dan dimata Allah. Lebih baik tidak perlu bersedekah, jika kemudian kita member tetapi diminta kembali. Ingatlah bahwa Allah akan tetap menguji kita untuk melakukan sedekah. Meskipun kita dalam keadaan susah. Tetapi janganlah lantas kita khawatir bahwa sedekah akan membuat kita miskin, Allah akan menggantikannya dengan rezeki yang lebih baik.

Tidak ada orang yang jatuh miskin lantaran bersedekah ! (*)


[1] Hadits Bukhari dan Muslim

[2] Hadit Bukhari dan Muslim

Artikel yang Direkomendasikan