Jangan Biasakan Berprasangka Buruk

Ketahuilah bahwa Berfikir positif (positive thingking) itu jauh lebih baik daripada kita terjerumus kedalam prasangka buruk. Jika anda selalu terbawa nafsu untuk berprasangka buruk, maka sadarlah bahwa anda sedang menggali lubang kerusakan dan kebinasaan sendiri.

Orang yang selalu berprasangka buruk, hidupnya tidak akan tenang, hati dan pikirannya akan selalu diliputi kegelisahan, matanya tidak akan bisa dipejamkan selalu dihantui rasa kecemasan dan ketakutan. Allah mengingatkan kita dalam kitab-Nya, “Jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa.” (QS Al Hujurat (49): 12)

Rasulullah Saw pun bersabda, “Jauhilah prasangka, karena prasangka itu ucapan yang paling dusta.” [1]

Sebagai umat Islam kita harus memiliki sifat husnudzon atau berbaik sangka kepada orang lain, hal ini dapat menimbulkan rasa saling menghormati dan menghargai antar sesama makhluk Allah (manusia). Kita pun di wajibkan untuk saling bersaudara mengapa? karena bersaudara akan menambah sikap saling tolong menolong kita, sesama manusia kita tentunya saling membutuhkan, bersaudara merupakan jalan untuk mengurangi permusuhan, bersaudara itu bisa bermacam-macam bentuknya.

Allah dan Rasul-Nya telah melarang dengan tegas kepada kita untuk melakukan perbuatan berprasangka (buruk) kepada orang lain. Berprasangka akan mengakibatkan kita menjadi orang yang selalu mencari-cari kesalahan, mencari cari isu dan terakhir kita akan menyebarkan aib (rahasia) orang lain, yang kesemuanya itu adalah perbuatan keji.(*)


[1] Hadits Riwayat Bukhari

Artikel yang Direkomendasikan